Popular Post

Selamat datang di www.correyananta.com, saya correy ananta selaku pembuat website ini merasa bangga ketika anda berkenan untuk berkunjung ke website saya. saya adalah seorang mahasiswa di surya university, saya mengambil program studi teknik fisika energi, kami disini lebih di fokuskan untuk belajar dalam membuat inovasi-inovasi yang baru dan efektif. inovasi-inovasi tersebut lebih ke peran penggunaan bahan bakar baru dan terbarukan, seperti geothermal, solar cell, hydro and ocean energy , dan wind energy.

Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Dalam Diri

By : Correy Ananta


Dalam perjalanan panjangnya setiap manusia memiliki rasa yang terpendam di dalam hati.  Kicauan rasa itu selalu menyaut ketika manusia berada dalam kesendirian. Rasa itu terkadang adalah surat dari yang maha kuasa Allah SWT. Isinya dapat berupa isyarat, atau bukti bahwa tuhan mu ada dalam hatimu. Allah sangat menyayangi umatnya, dia selalu memberikan segala sesuatu berupa kenikmatan hidup. Kita sebagai umatnya haruslah senantiasa bersyukur atas apa yang telah Allah berikan kepada kita semua, rasa-rasa itu adalah kenikmatan tersendiri untuk selalu berusaha mendekatkan diri kepada sang khalik.

Sebagai manusia kita hidup dengan perasaan, perasaan berupa apapun lah itu namun walaupun hanya setitik dapat membuat tubuh menjadi sakit. Entah mengapa ya bisa menjadi sakit, padahal hal itu hanya ada dalam diri, mungkin karena kita makhluk yang diciptakan dari sari pati tanah dan Allah memberikan kita akal untuk berpikir. Hmmm.... itu hanya sebatas hipotesis, lagi pula belum ada teori yang menjelaskan perasaan manusia, ya karena memang perasaan manusia itu berbeda-beda dalam setiap masing-masing individu. Namun terkadang perasaan itu muncul ketika kita terbiasa dalam melakukan hal secara bersama-sama dengan lawan jenis, itulah yang menjadi teka-tekinya,

Tag : , ,

Ijtihad

By : Correy Ananta
A.    Pengertian Ijtihad
Ijtihad menurut bahasa berasal dari kata اجتهد – يجتهد  yang artinya mengerjakan sesuatu dengan sungguh-sungguh. Para ahli Ushul Fiqih merumuskan pengertian ijtihad.


Artinya : “Pencurahan segala kemampuan untuk mendapatkan hukum syara’ melalui dalil-dalil syara’ pula”

Berdasarkan rumusan ijtihad di atas, maka ada 3 faktor yang memungkinkan dapat dilakukan ijtihad.
1.      Pencurahan segala kemampuan, ini berarti bahwa banyak kemampuan yang dituntut untuk melakukan ijtihad. Kemampuan-kemampuan itu :
a)      Mengetahui nash Al-Qur’an dan hadits.
b)      Mengetahui masalah ijma’ dan masalah-masalah yang ditetapkan hukumnya melalui ijma’.
c)      Mengetahui bahasa arab sebagai dasar memahami Al-Qur’an dan hadits.
d)     Mengetahui ilmu Ushul Fiqih, karena ilmu ini menjadi dasar ijma’.
e)      Mengetahui nasikh-mansukh, karena tidak boleh mengeluarkan hukum berdasarkan dalil mansukh.
f)       Mengetahui kemashlahatan berdasarkan pertimbangan akal sehat.

- Copyright © CorreyAnanta.com - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -